Sindrom Kantor adalah masalah yang mengganggu para pekerja kantoran saat ini. Menurut informasi dari Rumah Sakit Samitivej, pada tahun 2019, 80% penduduk Thailand menderita sindrom kantor. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan kerja, perilaku duduk dalam waktu lama dengan posisi yang salah, hingga kursi atau pengaturan meja kerja yang tidak sesuai dengan prinsip ergonomi, yang menyebabkan nyeri dan sakit di daerah pinggang dan punggung. Selain itu, hal ini juga memengaruhi sistem metabolisme, serta menatap layar komputer dalam waktu lama dapat menyebabkan mata lelah dan mata kering.

 

3 Masalah Paling Mengganggu pada Pekerja Kantoran (Data dari Rumah Sakit Sikarin)

  1. Nyeri di daerah pinggang dan punggung. Nyeri punggung kronis adalah gejala yang umum terjadi pada penderita sindrom kantor. Hal ini disebabkan oleh duduk di depan layar komputer selama berjam-jam, duduk dengan posisi yang salah, atau membungkuk, yang dapat menyebabkan otot leher tegang dan kaku sepanjang waktu, termasuk pekerjaan yang membutuhkan berdiri dalam waktu lama, terutama bagi wanita yang mengenakan sepatu hak tinggi.

  2. Masalah pada sistem metabolisme. Gejala-gejala ini dipicu oleh stres, kecemasan, makan tidak teratur, minum obat pereda nyeri, dan mungkin juga disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol saat bersosialisasi untuk menghilangkan stres di akhir pekan. Penderita seringkali mengalami kembung, nyeri, perut kencang, gangguan pencernaan, panas di dada, atau nyeri kram di bawah ulu hati.

  3. Mata lelah, mata kering, nyeri mata, serta pandangan kabur karena harus menatap layar komputer dalam waktu lama atau menggunakan mata secara intens dalam waktu lama.

 

Kisah Terbaru

Bagian ini saat ini tidak menyertakan konten apa pun. Tambahkan konten ke bagian ini menggunakan bilah sisi.