Bekerja Sambil Berdiri, Benarkah Baik untuk Kesehatan?!

Tren kesehatan sedang naik daun tanpa henti!!

Saya yakin banyak orang mulai lebih serius memperhatikan kesehatan mereka.
Beberapa orang mungkin sudah memasuki dunia kesehatan.
Baik itu berolahraga secara teratur
atau beralih ke pola makan bersih.
Namun dalam kehidupan kita sehari-hari, kita tidak bisa berhenti bekerja untuk mencari nafkah.
Dan pekerjaan itu mengharuskan kita duduk berjam-jam setiap hari.
Terlebih lagi bagi pekerja kantoran, waktu duduk mereka lebih lama.
Akibatnya, tubuh dan otot kita tidak meregang sebagaimana mestinya.
Mungkin teman-teman pernah mendengar tentang beralih ke kerja sambil berdiri.
Dan mungkin bertanya-tanya apakah kerja sambil berdiri
benar-benar baik untuk kesehatan kita?
Apakah lebih baik daripada duduk?

Hari ini, Fuli ingin berbagi manfaat kerja sambil berdiri yang mungkin belum pernah teman-teman ketahui.

 

1. Kerja Sambil Berdiri Membantu Membakar Kalori

Dibandingkan antara kerja sambil berdiri dan kerja sambil duduk,

berdiri benar-benar membantu membakar lebih banyak kalori.

Penelitian oleh Dr. Farzane Saeidifard membuktikan bahwa kerja sambil berdiri membakar 0,15 kalori lebih banyak per menit.

Selain baik untuk kesehatan, kerja sambil berdiri juga bisa membantu menurunkan berat badan.

 

2. Kerja Sambil Berdiri Mengurangi Risiko Berbagai Penyakit

Penelitian dari Columbia University Medical Center yang mempelajari perilaku orang yang terlalu lama duduk menemukan bahwa ada risiko kematian dini.

Jangan kaget! Penelitian ini masih memiliki banyak ketidakpastian.

Namun, ditemukan bahwa duduk terlalu lama menyebabkan banyak otot kita tidak digunakan secara efektif, yang memengaruhi pembakaran gula atau lemak yang lebih rendah. Oleh karena itu, ada risiko berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, atau kolesterol tinggi, yang mungkin menjadi penyebab kematian dini.

 

3. Kerja Sambil Berdiri Membantu Mengurangi Gejala Office Syndrome

Office Syndrome adalah penyakit yang mungkin diderita oleh semua pekerja kantoran tanpa disadari!

Office Syndrome disebabkan oleh duduk terlalu lama dalam posisi yang tidak sesuai atau tidak benar, yang menyebabkan penggunaan otot yang sama secara berulang untuk waktu yang terlalu lama, sehingga menyebabkan nyeri dan pegal di seluruh tubuh.

Mengubah posisi tubuh antara duduk dan berdiri akan membantu mengurangi gejala Office Syndrome.

 

4. Kerja Sambil Berdiri Meningkatkan Efisiensi Kerja

Pada tahun 2014, surat kabar The Wall Street Journal menerbitkan penelitian dari Universitas Texas A&M tentang kerja sambil berdiri yang membantu meningkatkan efisiensi kerja hingga 46% dibandingkan dengan kerja sambil duduk. Penelitian ini diukur dari sampel pekerja nyata. Pekerja yang bekerja sambil berdiri mengungkapkan bahwa setelah menggunakan meja kerja dan mengubah posisi menjadi berdiri selama 6 bulan, mereka merasa kurang tidak nyaman, sehingga efisiensi kerja mereka meningkat.

 

Wah! Kerja sambil berdiri memang bagus untuk kesehatan!
Saya harus punya meja kerja di rumah atau di kantor!

 

Fuli merekomendasikan "Meja Kerja Ergonomis yang Dapat Disesuaikan"

- Ketinggian dapat diatur secara bebas dari 57 - 83 cm.

- Dilengkapi roda halus, tidak perlu khawatir lantai tergores.

- Bagian pribadi dapat diputar ke depan dan belakang.

- Bagian kaki dapat diselipkan di bawah sofa atau tempat tidur.

- Kuat dan tahan lama, mampu menahan beban hingga 15 kg.

- Meja berukuran besar dengan penahan anti-selip, barang tidak akan jatuh.

 

Meja yang dapat disesuaikan dari Fuli, selain sebagai meja kerja,
juga dapat menjadi meja serbaguna untuk penggunaan umum di rumah.
Dan juga sangat cocok untuk teman-teman yang tinggal di kondominium
yang membutuhkan satu meja untuk semua fungsi.
Meja Fuli, satu untuk semua, tidak ada yang lebih hemat dari ini!
 
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi : m.me/FULIco

Kisah Terbaru

Bagian ini saat ini tidak menyertakan konten apa pun. Tambahkan konten ke bagian ini menggunakan bilah sisi.